mencipta
mencipta adalah kombinasi dari otak dan bahan. semakin banyak anda menggunakan otak, maka semakin kecil kebutuhan bahan anda.
(Charless F Kettering)
hidup dan nasib
“Hidup dan nasib bisa tampak berantakan,misterius, fantastik dan sporadis. Namun setiap elemennya merupakan subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan, ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan. “
Diinterpretasikan dari pemikiran agung Harun Yahya, dalam EDENSOR, novel ketiga Tetralogi Laskar Pelangi
Melangkahlah!!!
“Kita tidak akan berlari ribuan meter, jika kita tidak memulai langkah pertama“
Kalimat singkat yang diucapkan dosenku di kelas kapita selekta, masih jelas membekas di hatiku. bukan hanya membekas bahkan sempat meraung-raung. Aku mencoba sedikit memaknai esensi dari kalimat tersebut. Aku menganalogikan pernyataan tadi pada hal kecil di sekelilingku. Contoh ringan, jika kita ingin berangkat ke kampus, tapi kita hanya berbaring di tempat tidur, tanpa sedikitpun beranjak, sampai kapanpun kita tidak akan pernah mencapai tujuan tersebut, kampus. Bahkan mungkin sampai dedengkotpun kita akan tetap di tempat tidur, tak berubah..
Begitu pula jika kita ingin mencapai suatu tujuan, mimpi, atau bahkan cita-cita tertinggi kita. namun kita hanya mampu mengucapkan kalimat tersebut tanpa ada tindakan kongkret untuk memulainya, sampai kapanpun kita takkan berubah, jalan di tempat dan mimpi-mimpi tadi hanya sebuah angan yang entah kapan akan menjadi sebuah realita, seperti pungguk merindukan bulan.
Dengan kata lain untuk mencapai suatu tujuan, baik itu tujuan kecil ataupun besar kita harus memulainya, dari NOL. Keberanian untuk memulai sesuatu merupakan hal mendasar yang pada dasarnya dimiliki oleh setiap individu. Hanya saja tidak semua individu mampu menggali keberanian tersebut. Kadangkala kita terbelenggu pada pikiran-pikiran kita. Bukan berarti kita bertindak tanpa pertimbangan, BUKAN. Tapi kita terlalu lama untuk mengambil keputusan. Kita terjebak pada pertimbangan yang terlalu lama dan berbelit-belit, mencari pembenaran, bukan KEBENARAN. Tanpa kita sadari orang-orang di sekeliling kita telah berlari jauh beribu meter di depan kita, meninggalkan kita yang masih berpikir kapan akan memulai untuk melangkah.
Melangkahlah!!!!! Dengan langkah terindahmu untuk menaklukan dunia.
Nasib
nasib bukanlah tentang kesempatan, nasib adalah pilihan bagaimana kita memilih hidup dan bagaimana kita memutuskan untuk menjadi seperti apa dan bagaimana (people wannabe). nasib bukan untuk ditunggu, nasib adalah hal untuk diraih. tentukanlah nasib kita sendiri karena, karena hanya kita yang dapat meraih nasib kita. orang lain, lingkungan dan elemen-elemen lain di luar kita hanya memberi kontribusi yang sedikit dalam menentukan nasib kita. kita akan menjadi penentu nasib kita sendiri. namun perlu kita ingat segala sesuatu dalam hidup tersebut tetap dalam kendaliNya. bangkit dan berjuanglah!!!!
kata mutiara nee….
Janganlah berjalan di depanku, barangkali aku tak selalu bisa mengikutimu. Jangan pula berjalan di belakangku, mungkin aku tak selalu bisa kau ikuti. Tetapi, berjalanlah beriringan di sebelahku dan jadilah sabahatku!”(Albert Camus) Read the rest of this entry »