lomba menulis

April 9, 2008 at 10:21 am (info)

ada info lomba lagi neh buat yang suka nulis

Lomba Menulis Artikel “Kartini Dimata Supermoms”

dears all,

numpang woro-woro,
April ini, kami SuperMOMS Community akan menyambut hari Kartini dengan kegiatan Charity Program dengan judul SUPERMOMS COMMUNITY FAIR 2008 yang insya allah akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 20 April 2008, di Balai Pemuda Surabaya, dan akan diresmikan oleh Ibu Walikota Surabaya, adapun rangkaian kegiatanya adalah sbb:
  1. LOMBA MENULIS ARTIKEL “Kartini Di Mata Supermoms”
    1. Syarat Teknis
Tulisan berbentuk bebas, boleh Fiksi, Non Fiksi, asal masih berhubungan dengan tema diatas.
Tulisan harus bertema mencerahkan, bukan keluh kesah, apalagi bahan olokan dan gunjingan.
Panjang tulisan minimal 1000 kata
Ditulis dengan huruf Times New Roman 12 dengan 1.5 spasi
Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu artikel.
Tulisan dikirim di email supermoms.fair2008@ gmail.com (mohon diperhatikan ada titik/dot diantara supermoms dan fair2008) dan di cc ke eretnoni@gmail.com paling lambat tanggal 15 April 2008. Subject : Lomba Penulisan Supermoms
    1. Pemenang
Akan dipilih 3 pemenang (mungkin bisa lebih) Juara I,II,III dan Juara Harapan I,II,III (jika memungkinkan)
Pengumuman akan dibacakan bersamaan pada acara SUPERMOMS COMMUNITY FAIR 2008
    1. Hadiah
Memilih Buku Yang didonasikan pemenang urutan lebih tinggi berhak untuk memilih terlebih dahulu.
Hadiah dari sponsor (menyusul untuk dikonfirmasi)
    1. Syarat Umum
Terbuka untuk umum, terutama Anggota Milis Supermoms
Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan menggunakan ejaan yang disempurnakan
Naskah harus asli, dan bukan merupakan terjemahan
Tulisan tidak menyinggung SARA, Pornografi, Politik
Naskah belum pernah dan tidak dalam proses dipublikasikan di media cetak maupun media elektronik. Naskah juga tidak sedang diikutsertakan di sayembara lain
Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat
Hal-hal yang belum diumumkan akan diberitahukan kemudian.
sumber:  bloglomba.blogspot.com

Permalink Leave a Comment

kegagalan

April 9, 2008 at 9:48 am (aLLcategorie, diary)

Aku gagal, hiks….
pukul 19.00 di hp-ku waktu itu (28 Maret 2008), semua peserta dag dig dug menunggu pengumuman¬†pemenang KKTM tingkat Universitas. 2 hari berlalu, sabtu dan Minggu, dan sekarang tiba waktunya mengumpulkan segenap mental juara (menang ataupun kalah). aku lupa berapa tepatnya peserta KKTM ini, yang jelas peserta untuk bidang IPS jauh lebih banyak, 26 kelompok dari semua fakultas dan program di universitas Brawijaya. begitulah, bidang IPS memang fleksibel, setiap orang bisa memasukinya, namun tetap saja aku kesulitan untuk memasuki dunia itu, tidak seperti eksakta yang bisa selalu tepat 1+1 ya dua, kecuali jika konsepnya berubah, he….
aku dan beberapa teman satu fakultas (FTP), rata-rata anak ARSC berkumpul di kursi tengah, 4 baris dari deretan depan. di samping kiri kami ada RSC dari FIA, samping kanan kami ada LSME dari Ekonomi, di depan kami ada anak-anak kedokteran dan banyak peserta lain yang membaur tidak membentuk koloni dari beberapa fakultas lain. detik berjalan, pembantu Rektor 3 menyudahi sambutannya. adrenalinku meningkat, berbagai perasaan campur aduk, takut, cemas, was-was dan entah apa lagi, aku bahkan tak dapat mendeskripsikannya.
pengumuman tiba……………………..
entah siapa namanya, mungkin bu… aku lupa, tapi aku ingat ibu yang mengumukan itu dari fakultas Perikanan. pengumuman dimulai dari bidang Pendidikan, tak satupun teman satu fakultasku masuk menjadi juara, bidang IPS pun dibacakan, usai sudah namun tak satupun dari kami menjadi pemenang. Aku semakin galau, kulirik sekilas teman-teman satu fakultas yang duduk berderet. semuanya terlihat suram, lembut tangan temanku menyentuhku, mencari ketegaran, aku tahu kami semua disini saling berharap, setidaknya ada yang dapat mewakili fakultas kami. selain itu nama ARSC juga dipertaruhkan disini.
aku menoleh ke kanan dan ke kiri, LSME dan RSC. mereka bersorak-sorak riang, bahagia karena berhasil meraih banyak juara. semakin keras mereka bertepuk tangan, semakin aku nyinyir menghadapi kenyataan bahwa kami telah gagal. sorakan mereka, para pemenang seolah menertawakan kegagalan kami, padahal tidak, mungkin perasaanku saja yang sedang kacau balau. harapanku tinggal bidang Ipa karena memang tinggal IPA-lah yang belum diumumkan, asaku mencuat. berharap setidaknya mas enka bisa lolos menjadi juara, tulisan dan presentasinya cukup bagus menurut penilaian subyektifku. aku bahkan tak berani untuk berharap tulisanku yang lolos. hatiku semakin galau, aku menatap mba’ Amel, mencoba menyelami perasaannya dan mencari kekuatan dari sorot matanya, kulihat mas Enka menangkupkan mukanya, Ria berdoa dan berbagai aktivitas lain yang semuanya merupakan indikasi bahwa mereka gelisah dan berharap.
juara harapan 3 telah diumumkan, bukan fakultasku,
juara harapan dua…
fakultas teknologi Pertanian, minyak sehat dari bekatul….., suara ibu dari FPi tadi menabrak dinding-dinding ruang menerobos telingaku yang tertutup jilbab mungilku. ups Ria n the genk lolos, aku turut senang dan bersyukur, kami semua memberi aplaus dan selamat ke Ria, karena diantara timnya hanya dia yang datang. aku sangat senang setidaknya ada yang mewakili fakultas kami. harapanku semakin kuat. mas Enka pasti dapet masuk the big three berjejer dengan pemenang-pemenang lain.
juara 3….
juara 2…
hingga juara 1, the winner…. kami harap-harap cemas, aku fokuskan pendengaranku dan berdoa dalam hati, namun ternyata pemenangnya tim dari kedokteran, apakah aku salah dengar, tapi tidak that’s a fact, aplous beriringan dari berbagi sudut, hanya koloni kami yang sepi, hehhhh aku mengambl nafas dalam, sebenarnya kedokteran juga hanya mendapat satu temapat di urutan kejuaraan itu, sama dengan fakultas kami, bedanya kami ada di juara harapan sedangkan kedokteran menduduki posisi the winner.
usai pemberian hadiah secara simbolis dari rektor acarapun ditutup, dengan langkah gontai kami keluar meninggalkan ruangan, riak muka kami semua tampak keruh, kecuali riak muak ria, ada binar kemenangan disana. karena di luar hujan sangat deras teman-temanku memilih duduk mencari posisi yang nyaman daripada menembus hujan, entah mereka sengaja mengasingkan diri atau hanya mencari kenyamanan, yang jelas mereka menyisih ke pinggir, pojok tepatnya. aku datang dengan lesu, tapi demi melihat mereka sedih kuurungkan niatku untuk ikut bersedih, ahirnya aku datang dan melompat sembari berteriak “TETEP SEMANGAT!!!!” disertai tawaku yang hambar. yang lain ikut tersenyum garing, ada sedikit celetukan dari temanku “jadi ga’ mood nulis lagi”.
deg, kalimatnya memang simple tapi efek kalimat tadi sangat berbahaya, menyerah, putus asa dan pesimis adalah hal yang sangat mengerikan. bukankah selalu ada jalan bagi orang-orang yang mau berusaha kecuali orang-orang yang berputus asa. aku sempat terbawa efek dari kalimat tadi tapi aku tak mau berhenti sampai disini. aku tak mau mernyerah. pada saatnya nanti pasti ada kemenangan yang dapat membuat kami tersenyum. masih banyak mimpi yang ingin aku raih. lagipula ada kemenangan lain dari setiap kegagalan, kemenangan atas diri kita. bagaimana kita menyikapi kegagalan tersebut. mampukah kita bangkit dari kegagalan itu. mungkin saja kegagalan tersebut merupakan batu loncatan untuk menuju kesuksesan. selalu ada hikmah dari setiap hal termasuk kegagalan.
keep fighting!!!! tetap menulis n semangat!!!!
bwt temen-temen TP, ARSC khususnya kegagalan kita d KKTM moga j g’ terulang lagi ma PKM kita yang syukur dapat didanai dikti sebanyak 34 judul, keep spirit ya!!!

Permalink Leave a Comment

mencipta

April 3, 2008 at 7:46 am (aLLcategorie, motivation)

mencipta adalah kombinasi dari otak dan bahan. semakin banyak anda menggunakan otak, maka semakin kecil kebutuhan bahan anda.

(Charless F Kettering)

Permalink Leave a Comment

hidup dan nasib

March 26, 2008 at 2:55 am (aLLcategorie, motivation)

“Hidup dan nasib bisa tampak berantakan,misterius, fantastik dan sporadis. Namun setiap elemennya merupakan subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan, ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan. “

Diinterpretasikan dari pemikiran agung Harun Yahya, dalam EDENSOR, novel ketiga Tetralogi Laskar Pelangi

Permalink Leave a Comment

We Are What We Think

March 26, 2008 at 2:54 am (Uncategorized)

Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan, kurang lebih seperti itu arti judul diatas. Setiap pikiran, baik maupun buruk akan sangat berpengaruh pada setiap jengkal kehidupan kita. Pemikiran akan memberikan energi yang dapat mempengaruhi apa yang akan kita peroleh. Seringkali di luar kesadaran kita, kita menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Oleh karena itu, agar kita selalu mendapat yang terbaik, berpikirlah positif. Dengan berpikiran positif kita akan berpikir untuk hal-hal yang baik dan menyenangkan, dan tentu saja semuanya akan berimbas pada setiap aspek kehidupan kita. Sebagai tambahan, “Sesungguhnya Tuhan (Allah) itu mengikuti prasangkaan hambaNya”.

Permalink Leave a Comment

Next page »